<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>o-nsr.com  &#124; Kumpulan Bisnis Online &#187; 8 Habit</title>
	<atom:link href="http://o-nsr.com/category/motivasi/8-habit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://o-nsr.com</link>
	<description>o-nsr.com Kumpulan Bisnis Online berisikan Selft Motivation, Online Business Profit, Peluang, Teknik dan Jenis Bisnis Online, Seputar Teknik Blogging</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Feb 2010 02:45:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>8 Etos Manusia Unggul</title>
		<link>http://o-nsr.com/8-etos-manusia-unggul.html</link>
		<comments>http://o-nsr.com/8-etos-manusia-unggul.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 20:35:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[8 Habit]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://o-nsr.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya ada kesamaan The 8 Habit oleh Stephen Covey dengan 8 Etos Manusia Unggul oleh Jansen Sinamo (Guru Etos Indonesia, red).
Covey dan Jansen memang seorang humanis spiritual yang serba optimistis, dalam arti pemercaya penuh pada potensi nilai dan kebaikan manusia, peyakin teguh akan kebutuhan manusia yang universal, dan pejuang gagah bagi cara-cara rasional memecahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 186px; height: 127px;" src="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2008/07/twin-girl-65.jpg" alt="8 Etos Manusia Unggul" title="8 Etos Manusia Unggul" />Pada dasarnya ada kesamaan The 8 Habit oleh <strong>Stephen Covey</strong> dengan <strong><a title="8 habit manusia unggul,stephen covey" href="http://o-nsr.com/8-etos-manusia-unggul.html" target="_self">8 Etos Manusia Unggul</a></strong> oleh Jansen Sinamo (Guru Etos Indonesia, red).</p>
<p>Covey dan Jansen memang seorang humanis spiritual yang serba optimistis, dalam arti pemercaya penuh pada potensi nilai dan kebaikan manusia, peyakin teguh akan kebutuhan manusia yang universal, dan pejuang gagah bagi cara-cara rasional memecahkan masalah-masalah kemanusiaan.</p>
<p>Covey dan Jansen melihat kondisi pengap iklim organisasi adalah sumber dari begitu negatifnya sikap, rapuhnya emosi, buruknya keterampilan, atau rendahnya motivasi manusia di ruang kerjanya yang berakibat pada buruknya kinerja dan produktivitas mereka.</p>
<p>Itulah yang harus diperbaiki. Mulai dari para pemimpin; menata paradigma dan tujuan, merumuskan peran, relasi, dan prioritas kerja, serta mengeksekusinya tuntas dengan mengerahkan segenap bakat, talenta, dan kecerdasan. Covey dan Jansen mempercayai, jika hal-hal ini dilakukan, benih-benih keagungan manusia akan tumbuh mekar berbuah lebat di lahan subur organisasi.</p>
<p>Sambil mengisahkan tapak-tapak panjang sejarah korporasi, Covey dan  Jansen menawarkan berbagai resep memperbaiki kesalahan-kesalahan itu, seraya merambah jalan baru menuju manusia unggul.</p>
<p>Menurut Max Weber (1905), inilah elemen etos ekonomi yang terlibat dalam proses keberjayaan dunia Barat. Menurut kamus Oxford, suara yang memanggil, vocare (latin), menjadi vocation (Inggris), berarti pekerjaan. Tak bisa lain, vocation harus dimaknai secara lengkap, bekerja adalah sabda Ilahi. Jadi, keterangan sosiologi ekonomi cocok dengan kamus.</p>
<p>Singkatnya, jika panggilan (suara, titah, sabda) Ilahi itu ditanggapi penuh gairah melalui akal budi, khususnya nurani, dalam konteks kerja, ia akan terpantul menjadi suara jiwa kita yang unik dan mendesak diekspresikan. Buahnya ialah keunggulan dan kejayaan. Dalam istilah bahasa Covey, temukanlah suaramu, lalu ilhamilah orang lain menemukan suaranya! Itulah habit ke-8. Itulah suara jiwa, melodi spiritual talenta, kegairahan, nurani, dan kebutuhan kita. Jika orang menemukan lalu mengekspresikan suara jiwanya, ia akan bergemilang.</p>
<p>Dan, jika pemimpin menolong setiap warganya menemukan suaranya, keseluruhannya akan menjadi organisasi yang gemilang. Dimampatkan, begitulah argumentasi Covey. Secara fenomenologis teramati bahwa semua orang ingin menjadi orang besar, paling tidak, bagian dari yang serba besar. Buat saya, itulah penjelasan mengapa manusia selalu bernafsu tinggi pada apa saja yang besar-besar; rumah besar, mobil besar, dan gaji besar, dan pada kategori lain, perusahaan unggul, partai unggul, dan tentu saja negara unggul! Pokoknya, manusia tidak puas dengan yang kecil-kecil, biasa-biasa, atau sedang-sedang.</p>
<p>Sebagai nilai, greatness (kejayaan, kemegahan, keagungan) telah menjadi poros budaya semesta yang menggerakkan manusia untuk meraih atau menciptakannya. Evolusi budaya telah berhasil menanamkan greatness menjadi semangat utama di hati manusia, bahkan menjadi pilar spiritualitasnya. Secara religius, ini setara dengan pengabdian manusia tiada henti pada atribut ke-Ilahi-an, seperti kesucian, keakbaran, dan kebenaran. Manusia selalu terpesona pada obyek-obyek besar, seperti gunung, samudra, atau langit.</p>
<p>Bukan kebetulan, ketiganya juga merupakan metafora kebesaran Ilahi. Jadi, di tingkat rohani, jiwa manusia selalu merindu pada keagungan. Jelasnya, hati manusia belum merasa puas tuntas hingga akhirnya ia menemukan, mengalami, atau berjumpa dengan keagungan itu. Tatkala warga negeri ini masih banyak yang terjebak dalam dilema klasik kemanusiaan universal; mau bahagia tetapi gemar mengeluh, mau dipercaya tetapi tak sanggup menjaga amanah, mau berkilau tetapi tak tahan dikritik, mau terpilih tetapi emoh melayani, mau menabung tetapi gemar bergaya hidup boros, mau pintar tetapi malas belajar.</p>
<p>Memang demikian dengan kenyataan begitu banyak manusia berjiwa kerdil, berintelek kurus, bermental keropos, dan berkesadaran rendah. Kehadiran konsep-konsep manusia unggul Covey dan Jansen perlu disimak secara serius. Yang jelas, kita semua harus menjawab panggilan suara agung tersebut, itulah panggilan suara Tuhan, suara rakyat, dan suara Ibu Pertiwi yang terus merintih demi kemaslahatan seluruh anak negeri. Apabila memekakkan telinga terus, kita masih akan terus terpuruk untuk jangka waktu yang masih panjang.</p>
<p>Intinya, untuk membangun greatness, harus dimulai dari ranah pribadi (personal greatness) dengan menerapkan the seven habits dalam bentuk visi, disiplin, antusiasme, dan nurani. Selanjutnya, ranah kepemimpinan (leadership greatness) dengan menerapkan empat peranan kepemimpinan ala Covey; panutan dalam the seven habits, perintis jalan ke kegemilangan, penyelaras semua elemen organisasi, dan pemberdaya bagi segenap potensi warga organisasi.</p>
<p>Terakhir, ranah organisasi (organizational greatness) dengan perumusan visi, misi, dan nilai-nilai pokok organisasi yang membuahkan kejelasan, komitmen, sinergi, pemampuan, dan akuntabilitas. Jika semua ini dijalankan simultan, janji Covey dan Jansen, terciptalah kinerja unggul secara berkelanjutan, dan di ujung sana, kejayaan dan kegemilangan. Nantikan seminar ”The 4th Disciplines of Execution” bersama Alex Denni, Execution Master Head Consultant of Dunamis strategic partner FranklinCovey, 15 November 2008 persembahan dari Dunamis, FranklinCovey dan Asosiasi Manajemen Indonesia Batam. ”With 4DX, you can achieve any goal with excellent, again and again”,  <strong>Stephen Covey</strong>.</p>
<!-- AdSense Now! V1.74 -->
<!-- Post[count: 2] -->
<div class="adsense adsense-leadout" style="float:right;margin: 12px;"><script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-1213643583738263";
/* Plugin: adNow 468x60, created 6/22/09 */
google_ad_slot = "3812567822";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//-->
</script>
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://o-nsr.com/8-etos-manusia-unggul.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
